by

Jika Ingin Lolos Musda, Pepen Wajib Kantongi Restu Ketum Golkar

RUANGINDONESIA.COM – Jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kota Bekasi yang tinggal menghitung hari, hampir seluruh kader partai beringin ini masih bertanya-tanya tentang figur yang akan tampil nanti. Belakangan santer terdengar isu yang menyebut sang petahana, Rahmat Effendi, akan kembali ikut meramaikan kancah Musda nanti.

Siapa pun yang akan bertarung dalam Musda DPD Partai Golkar Kota Bekasi yang rencananya akan digelar awal Juli nanti, tentu harus memenuhi persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan. Seperti yang ditegaskan Steering Committee (SC) Musda DPD Partai Golkar Kota Bekasi Maryadi saat diajak berbincang vie telepon, beberapa waktu lalu.

Menurut Maryadi, pelaksanaan Musda nanti akan menerapkan aturan yang sesuai dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Partai Golkar serta Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Musda Partai Golkar Nomor 2 Tahun 2020. Begitu juga untuk ketentuan dan persyaratan bagi bakal calon atau kandidat yang ingin bertarung dalam Musda nanti, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi.

“Diantaranya pernah menjadi pengurus di tingkat DPD Kota Bekasi atau pengurus tingkat kecamatan minimal 5 tahun. Pernah menjadi pengurus organisasi sayap atau organisasi yang mendirikan atau organisasi yang disirikan Partai Golkar minimal 5 tahun. Dan pendidikan terakhir adalah S1,” ujar Maryadi.

Selain itu, Maryadi menyatakan setiap bakal calon harus mendapatkan dukungan minimal 30 persen dari jumlah pemilik hak suara. “Sedangkan jumlah hak suara adalah sebanyak 18 suara, nah setiap kandidat harus mendapat dukungan minimal 30 persen dari jumlah pemilik hak suara,” katanya.

“Setiap pemilik hak suara hanya diperbolehkan memberikan dukungan kepada satu calon atau kandidat. Jika nanti ada satu pemilik suara yang memberikan dukungannya kepada lebih dari seorang calon, maka akan diuji kembali oleh tim verifikasi yang kami bentuk,” ujar Maryadi menambahkan.

Sementara dari isu yang berkembang, sang petahana Rahmat Effendi dikabarkan kembali diusulkan meramaikan ajang Musda nanti. Lelaki yang akrab disapa Pepen ini bahkan dikabarkan sudah mengantongi dukungan dari 12 Pimpinan Kecamatan (PK).

Meski demikian, Pepen tetap wajib mengantongi persetujuan (diskresi) dari Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar. Hal ini karena lelaki yang populer disapa Pepen ini sudah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi lebih dari dua periode.

Hal ini dibenarkan Adi Yunsyah selaku Organizing Committee (OC) Musda DPD Partai Golkar Kota Bekasi. Menurutnya, ketentuan ini tertuang dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar Pasal 81 ayat 2.

Terkait jadwal pelaksanaan Musda, lelaki yang akrab disapa Monel ini menyatakan rencananya pelaksanaan Musda akan dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2020. “Kami tinggal menunggu ijin dari DPD Partai Golkar Jawa Barat agar bisa melaksanakan Musda ini. Yang jelas kami sudah siap melaksanakan, dan kami optimis Musda Partai Golkar Kota Bekasi akan berjalan aman, tertib, lancar dan demokratis,” pungkasnya. (Moel/ri)

Comment

News Feed