by

Tim Kuasa Hukum Pemuda Pancasila Optimis Menangkan Sidang Praperadilan

RUANGINDONESIA.COM – Sidang Praperadilan dengan pihak Pemohon dari MPC Pemuda Pancasila Kota Bekasi dan pihak Termohon dari Polrestro Bekasi Kota tinggal menunggu jadwal Putusan pada Rabu 24/6) mendatang.

Sementara pada Senin (22/6), sidang lanjutan Praperadilan sudah masuk pada tahap Sidang Kesimpulan. Pihak Pemohon dan Termohon telah menyerahkan berkas kesimpulan kepada Hakim Asiadi Sembiring.

Kuasa Hukum Pemuda Pancasila ‘Herwanto N saat didampingi Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) MPC Pwmuda Pancasila Kota Bekasi Antoni mengatakan optimistis bakal memenangkan sidang praperadilan ini. “Seratus persen kita yakin permohonan kita dikabulkan berdasarkan fakta persidangan,” ungkapnya usai persidangan.

“Karena seluruh fakta persidangan sudah terbukti terang-benderang, bahwa surat tugas dan surat perintah penangkapan tidak ada, dan diberikan di saat anggota Pemuda Pancasila sudah pada ditangkap-tangkapi di rumah dan di tempat anggota bekerja,” ujar Herwanto N, seraya menambahkan, pihak Termohon juga sudah mengakui jika surat-surat tersebut baru diberikan tanggal 23 Mei 2020.

Dalam kesempatan yang sama, Nurachman Kuncoroadi, yang juga kuasa hukum dari MPC Pemuda Pancasila memaparkan, sejak pendaftaran hingga sidang putusan nanti, pihaknya menilai persidangan ini sudah bertentangan dengan Pasal 82 Kitab Undang undang Hukum Acara Pidana ayat 1C. “Dimana diatur, dalam praperadilan itu selama tujuh hari harus sudah diputuskan. Biarlah masyarakat yang menilai perjalanan sidang itu sudah sesuai tidak dijalankan oleh Hakim Tunggal,” tegasnya.

Sedangkan Antoni mengungkapkan jika melihat dari jalannya sidang dari awal, mereka menghadirkan saksi fakta yang mengetahui secara langsung proses penangkapan anggota Pemuda Pancasila oleh petugas kepolisian dari Polrestro Bekasi Kota. “Bahwa petugas sama sekali tidak membawa surat tugas dan surat perintah penangkapan, baik kepada keluarga maupun kepada aparat lingkungan,” ulasnya.

Terpisah, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Bekasi Ariyes Budiman didampingi Majelis Pimpinan Organisasi (MPO) Pemuda Pancasila beserta tim BPPH Bernardus Tamba menjelaskan pihaknya tetap mendukung Hakim Tunggal untuk memutuskan dan menjatuhkan putusan praperadilan secara adil (Ex aequo et Bono). “MPC Pemuda Pancasila Kota Bekasi akan menurunkan anggota sekitar 1.000 personil untuk mensupport Hakim Tunggal. Saya berharap dari hati, hasil keputusannya adil dan seadil-adilnya,” pungkasnya. (Moel/ri)

Comment

News Feed