by

Tim Kuasa Hukum Pemuda Pancasila Kota Bekasi Ragukan Netralitas Hakim Praperadilan

RUANGINDONESIA.COM – Sidang praperadilan dengan Pemohon dari pihak MPC Pemuda Pancasila Kota Bekasi dan Termohon dari pihak Polrestro Bekasi Kota masih terus bergulir. Sesuai jadwal, agenda sidang yang akan digelar pada Kamis (18/6) ini akan mendengarkan para saksi dan pemeriksaan bukti-bukti.

Untuk menghadapi agenda sidang kali ini, rencananya tim kuasa hukum Pemuda Pancasila Kota Bekasi akan menghadirkan 12 saksi. Para saksi ini yang akan mengungkap fakta tentang kronologi penangkaoan terhadap enam anggota Pemuda Pancasila yang kini ditahan pascabentrok antar organisasi masyarakat (Ormas) yang terjadi di wilayah Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kamis (21/5) lalu.

Menurut Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila Kota Bekasi Henry Badiri Siahaan, enam orang saksi merupakan istri dari para tersangka yang saat ini ditahan pihak Polrestro Bekasi Kota. “Kemudian yang enam orang lagi adalah saksi fakta, yang melihat langsung peristiwa penangkapan para tersangka di rumahnya masing-masing yang menurut kami tanpa ada surat tugas,” ulasnya saat diajak berbincang, Rabu (17/6) sore.

“Harapan kami dari Pemuda Pancasila, hakim harus mengabulkan. Karena kami menilai dari tata cara penangkapan yang dilakukan oleh kepolisian ini cacat hukum,” tegas Henry.

Lebih lanjut Henry menilai hakim pada sidang praperadilan ini arogan dan tidak netral. “Kelihatannya sangat memihak dan tidak netral, berusaha mencari-cari kelemahan dari pihak kami sebagai kuasa hukum,” ungkapnya.

“Satu contoh ketika kami memohon agar para tersangka dihadirkan ke persidangan. Walau pun hakim akhirnya mengabulkan, tapi sebelumnya harus melalui proses perdebatan terlebih dahulu. Menurut kami ini salah satu sikap hakim yang terkesan memihak,” papar Henry.

Meski demikian, Henry optimistis pihaknya akan memenangkan sidang praperadilan ini. “Kami terus berkonsentrasi memenangkan persidangan ini. Ini harapan kami dari seluruh tim kuasa hukum Pemuda Pancasila Kota Bekasi,” pungkasnya. (Moel/ri)

Comment

News Feed