by

Aktifitas Ibadah Tetap Terapkan Protokol Kesehatan, Umat Nasrani Sambut Sukacita Penerapan New Normal

RUANGINDONESIA.COM – Kalangan umat nasrani menyambut baik penerapan era normal baru (new normal) di Kota Bekasi. Bukan hanya terkait aktifitas rutin, mereka juga merasa gembira karena bisa kembali beribadah di gereja seperti biasanya.

Meski denikian, para jemaat nasrani tetap diwajibkan mentaati protokol kesehatan untuk mengantisipasi munculnya kasus baru penyebaran virus Covid-19. Hal ini diyakini tokoh nasrani Kota Bekasi, Pdt Djajang Buntoro, terkait kedisiplinan jemaat gereja untuk menerapkan protokol kesehatan saat melakukan ibadah keagamaan.

“Seluruh kalangan umat nasrani yang tinggal di Kota Bekasi tentunya menyambut positif penerapan new normal. Kami sambut dengan sukacita, bukan hanya untuk aktifitas rutin saja, lebih dari itu, akhirnya kami bisa beribadah seperti biasa di gereja-gereja,” ungkap Djajang, saat diajak berbincang, Sabtu (13/6).

Djajang yang juga menjabat Ketua Forbakti Kota Bekasi ini memberikan apresiasinya terhadap kinerja Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersama Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Bekasi yang sudah bekerja maksimal melindungi masyarakat dari ancaman Corona. “Rasa terima kasih yang sebesar-besarnya juga kami sampaikan kepada seluruh tim medis yang sudah berjuang sebagai garda terdepan dalam menanggulangi pandemi Corona ini,” katanya menambahkan.

Terkait penerapan new normal di Kota Bekasi, Djajang menyatakan kondisi ini bukan berarti memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada masyarakat dalam beraktifitas terutama dalam berinteraksi di tempat-tempat keramaian. “Makanya kami selaku penyuluh umat nasrani senantiasa menekankan kepada jemaat gereja agar tetap mentaati protokol kesehatan saat beribadah, kami sampaikan himbauan ini untuk meneduhkan sebagian kalangan jemaat yang mungkin masih merasa khawatir saat menjalankan ibadah keagamaan di gereja-gereja,” jelasnya.

Sejak adanya Surat Edaran Wali Kota Bekasi tentang status new normal, Djajang menyebut sebagian gereja sudah memulai aktifitas ibadah secara rutin. “Sedangkan di Gereja Victori Indonesia Hope Kota Bekasi tempat saya beribadah baru Minggu tanggal 14 Juni memulai aktifitas ibadah, dengan jumlah jemaat sebanyak 250 orang,” ulas dia.

Untuk itu, Djajang bersama segenap pengurus gereja terus mempersiapkan segala kebutuhan terkait protokol kesehatan yang harus ditempuh, misalnya dengan penyemprotan cairan anti infeksi (disinfektan), sesuai jumlah jemaat sesuai kaidah jaga jarak, dan himbauan menggunakan masker pelindung keoada seluruh jemaat yang hadir. “Kami tetap berupaya semaksimal mungkin mengantisipasi agar lingkungan gereja kami tidak menjadi cluster baru oenyebaran Covid-19,” tegasnya.

Dalam kegiatan ibadah nanti, Djajang merencanakan doa bersama demi kesehatan dan keselamatan para penimpin, petugas medis, dan masyarakat Kota Bekasi. “Sebagai umat beragama, setidaknya kita bisa saling mendoakan untuk saudara-saudara kita, agar senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan. Doa yang kita panjatkan ini semoga bisa meneduhkan kondisi wilayah Kota Bekaai,” pungkasnya mengakhiri perbincangan. (Moel/ri)

Comment

News Feed