by

Shalat Ied di Zona Hijau, Kelurahan Cimuning Siapkan 30 Masjid

RUANGINDONESIA.COM – Pemerintahan Kecamatan Mustikajaya, Rabu (20/5) pagi, melakukan rapat sosialisasi tentang ketentuan penyelenggaraan Shalat Idul Fitri sslama masa pandemi Corona. Rapat sosialisasi ini dihadiri segenap unsur Tiga Pilar, para lurah dan tokoh umat muslim yang ada di wilayah Kecamatan Mustikajaya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah mengeluarkan aturan tentang penyelenggaraan Shalat Idul Fitri yang hanya bisa dilaksanakan di zona hijau. Sementara untuk wilayah Kecamatan Mustikajaya, hanya Kelurahan Cimuning yang ditetapkan zona hijau dan bisa menyelenggarakan Shalat Idul Fitri tahun ini.

Ada beberapa poin yang disampaikan Camat Mustikajaya Gutus Hermawan dalam sosialisasi tersebut, diantaranya terkait protokoler kesehatan yang ditentukan. “Shalat Idul Fitri tahun ini hanya dapat dilaksanakan di masjid di lingkungan RT dan RW dengan mendapatkan ijin dari MUI kecamatan dan Muspika,” tegasnya.

Gutus juga menghimbau kepada para pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang akan menyelenggarakan Shalat Idul Fitri agar segera membentuk kepanitiaan untuk mendata warga yang memang berdomisili di sekitar masjid. “Jamaah yang akan melaksanakan Shalat Idul Fitri adalah warga yang memiliki KTP di lingkungan RT dan RW tersebut dengan diseleksi oleh para panitia Shalat Idul Fitri yang dibentuk oleh DKM setempat,” ulas dia.

Selain itu, Gutus juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan tradisi setelah Shalat Idul Fitri, seperti berziarah dan halal bihalal. “Tanpa mengurangi makna Lebaran, kita bisa saling bersilaturahmi dan bermaaf-maafan melalui perangkat komunikasi seperti handphone,” katanya.

Terakhir, Gutus berharap agar dinamisasi penetapan status zona paparan Covid-19 memberikan hasil posifitf, sehingga empat kelurahan di Kecamatan Mustikajaya bisa mendapat status zona hijau. “Ya kita berharap saja adanya perubahan status untuk tiga kelurahan lain, dari zona merah menjadi zona hijau, sehingga masyarakatnya bisa melaksanakan Shalat Idul Fitri,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Lurah Cimuning Nani Nariah menyatakan pihaknya akan mengundang seluruh DKM yang mendapat ijin melaksanakan Shalat Idul Fitri terkait protokoler kesehatan yang ditentukan terkait pandemi Corona. “Ada 30 masjid. Agar pihak DKN segera membentuk kepanitiaan, sekaligus mendata warga sekitar,” katanya.

Nani lalu menghimbau kepada seluruh masyarakat Cimuning agar tetap waspada dan mentaati aturan physical distancing untuk melindungi diri dan keluarga dari ancaman virus Covid-19. “Intinya jangan lengah, yuk kita pertahankan status zona hijau ini,” pesannya. (Moel/ri)

Comment

News Feed