by

Dinilai Cacat Hukum, Hasil Pemilihan RW 07 di Bantargebang Akhirnya Diulang

RUANGINDONESIA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bersikap tegas terkait sengketa hasil pemilihan Ketua RW 07 Kelurahan Bantargebang, Kecamatan Bantargebang. Akibat sengketa yang tidak berkesudahan, akhirnya disepakati bahwa pemilihan harus digelar ulang dan hasil pemilihan yang lalu dianggap gugur.

Hal ini disampaikan Lurah Bantargebang Satim Susanto, Kamis (19/3) sore, seusai menggelar sosialisasi hasil kajian Bagian Hukum dan Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kota Bekasi. Menurut dia, hasil pemilihan yang lalu telah menimbulkan beberapa temuan terkait obyektifitas pelaksanaan pemilihan.

Satim menyebut pemilihan yang sudah dilaksanakan beberapa bulan lalu diikuti oleh dua orang Calon Ketua RW 07 Bantargebang, yakni Sarpawi dan Budi. “Pemilihan dimenangkan oleh Sarpawi dengan selisih dua suara, namun ada calon yang tidak mau menandatangai hasil Daftar Pemilih Tetap dan berita acara hasil pemilihan karena ada beberapa pemilih yang diduga tidak berdomisili di lingkungan RW 07 Kelurahan Bantargebang, alias warga luar,” ulas dia.

Sarim mengakui banyaknya kelalaian administrasi dalam proses pemilihan yang lalu. “Bahkan sengketa ini sudah masuk ke ranah hukum. Nah inilah yang menjadi pertimbangan kami selaku aparatur pemerintah untuk segera melakukan kajian dan mencari solusi terbaik,” ungkap Satim yang baru sekitar satu bulan ini menjabat Lurah Bantargebang.

Hasil kajian ini, kata Sarim, akhirnya menjadi landasa keputusan agar rilakukan proses pemilihan ulang. “Dengan keputusan ini tentunya kami berharap seluruh pihak bisa menerimanya dengan legowo dan bagi pihak yang merasa keberatan dengan hasil pemilihan yang lalu bisa mencabut tuntutannya, sehingga ada solusi secara kekeluargaan, demi harapan bersama,” paparnya.

Satim merencanakan proses pemilihan ukang akan dilaksanakan sekitar bulan Juni mendatang. “Kita akan mulai dengan tahap awal, yakni pembentukan panitia. Namun untuk pelaksanaan pemilihan mungkin sekitar Juni, sambil menunggu redanya wabah penyakit Corona yang sudah meresahkan masyarakat Kota Bekasi oada umumnya,” pungkasnya. (Moel/ri)

Comment

News Feed