by

Hasil Pemilihan Cawabup Bekasi Diyakini Tertolak

RUANGINDONESIA.COM – Golkar Milenial Bekasi menilai Proses pemilihan Calon Wakil Bupati Bekasi yang diadakan panitia pemilihan yang berlangsung pada Rabu (18/03/2020)di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, cacat dan ilegal. Hal tersebut diungkapkan Ketua Golkar Milenial Bekasi Raya, Syahrul Ramadhan.

“Pemilihan cacat dan menurut saya ilegal.
panlih mengindahkan keputusan provinsi Jawa Barat yang mengintruksikan untuk tidak mengadakan. Penegasan itu tertuang dalam surat balasan Pemprov Jabar bernomor 131/1536/Pemkum tanggal 13 Maret 2020 menanggapi surat Ketua DPRD Kabupaten Bekasi nomor 170/393-DPRD tanggal 10 Maret 2020 tentang Pemilihan Wakil Bupati BEkasi,“ tegas pria yang akrab disapa buluk ini.

“Panlih juga mengindahkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 dan Peraturan DPRD Nomor 2 Tahun 2019. ini jelas cacat,“ ujarnya.

Lanjutnya, fungsi Panlih Wabup Bekasi yang dibentuk DPRD hanya sebatas fasilitator. Sedangkan soal nama calon Wabup Bekasi menjadi hak prerogratif partai pengusung.

“Tugas Panlih Wabup Bekasi sekarang yang terpenting adalah melakukan proses verifikasi kandidat yang diusulkan. Apakah memenuhi kelengkapan administrasi. Seperti dokumen-dokumen persyaratan kedua calon Wakil Bupati Bekasi atau tidak,” ungkapnya

Pemilihan itu, Kata Syahrul, harus sampai partai koalisi yang terdiri dari Golkar, PAN, Hanura dan Nasdem sepakat merekomendasikan dua kandidat.

“Karena jika proses tersebut tidak dijalankan, hasil pemilihan Wabup Bekasi di DPRD Kabupaten Bekasi tidak akan diterima, pelaksanaan pemilihan Wabup Bekasi harus memenuhi seluruh persyaratan. Karena jika tidak, hasil dari pemilihan tidak akan diakui,“ tegasnya.

Comment

News Feed