by

Mengisi Liburan, Manca Ceria Gelar ‘Kemah Ceria’ Bersama Yatim dan Dhuafa

RUANGINDONESIA.COM – Camping ceria menjadi cara MANCA CERIA untuk mengisi liburan dengan kegiatan positif sangat bermakna bagi anak yatim dan dhuafa.

Camping ceria dilaksanakan 28-29 Desember 2019 di Halaman Kantor Kelurahan Jatibening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat. Membangun mental dan kemandirian anak menjadi tema acara camping ceria dengan yatim dan dhuafa usia 6-12 tahun.

“Camping ceria ini memang program untuk memberikan pendidikan alam kepada anak-anak, untuk melatih mereka mencintai alam dan belajar mandiri sejak dini,” ungkap Ary Astyawati Founder Manca Cerita

Kemah ceria akan diisi dengan tafakur di alam terbuka, outbond, adan pemberian santunan kepada peserta.

“Selain santunan, mereka kami ajak bermain games, ini supaya mereka juga gembira sesuai acara kita pada hari ini yaitu ‘Kemah Ceria Bersama Yatim dan Dhuafa’,” ujar Ary Astyawati

Menurutnya kegiatan ini sudah dilaksanakan untuk kedua kalinya. Kedepan, MANCA Ceria Jatibening baru merencanakan kegiatan ini menjadi kegiatan rutin sebagai salah satu kegiatan penyaluran zakat dan infaq para donatur.

“Jika tahun depan infaq dan zakat dari Para Donatur yang kami kumpulkan tercapai, maka kami berencana untuk menambah kegiatan sosial semacam ini,” Ary.

Istri Walikota Bekasi sekaligus Bunda Literasi Kota Bekasi Hj. Gunarti Rahmat Effendi secara simbolis yang pada kesempatan ini di wakili oleh Bunda Literasi Kelurahan Jatibening Baru Mella Nuriyah Mella Sari untuk menyerahkan santunan.

Mella Mengatakan, dalam kegiatan tersebut ia menyambut baik diadakannya kegiatan ‘Kemah Ceria’. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi wujud kepedulian bersama terhadap anak-anak yatim dan dhuafa yang ada di Kota Bekasi khususnya diwilayah jatibening baru.

“Saya berharap, santunan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk anak-anak kita dan memotivasi mereka untuk lebih giat lagi berusaha meraih cita-cita,” kata Mella

Dalam kesempatan tersebut, Mella juga berpesan kepada orang tua wali maupun pendamping agar dapat membahagiakan anak-anak yatim dan dhuafa serta mendorong mereka menjadi generasi penerus bangsa.

“Bimbing sebaik mungkin anak-anak kita, berikan teladan yang baik. Jangan hanya pendidikan intelektual saja, namun berikan juga pendidikan moral dan etika dalam membimbing mereka,” pungkas Mella. (Hrs/ri)

Comment

News Feed