by

Pepen Sebut Takdir Partai Golkar Lahirkan Pemimpin di Kota Bekasi

RUANGINDONESIA.COM – Tugu Perjuangan Rakyat Bekasi yang berada di areal Alun-alun Kota Bekasi menjadi pusat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar ke-55 di Kota Bekasi yang dilaksanakan Minggu (20/10) pagi. Sebelumnya, seluruh pengurus dan kader partai berlambang beringin ini juga melaksanakan renungan suci di areal Taman Makam Pahlawan (TMP) Bulakkapal, Bekasi Timur.

Puncak peringatan hari jadi Partai Golkar ini dilaksanakan secara sederhana, dengan dirangkai atraksi kesenian tradisonal dan bakti sosial berupa donor darah yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Selain internal pengurus partai, kagiatan ini juga dihadiri segenap pimpinan partai politik (Parpol) lainnya, termasuk diantaranya Ketua DPC PDIP Kota Bekasi Tri Adhianto, dan Ketua DPC PPP Kota Bekasi Sholihin atau akrab disapa Gus Shol.

Melalui orasi politiknya, Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menegaskan tentang azas manfaat berpartai itu untuk bisa ikut berkontribusi dalam kaderisasi kepartaian dan kehidupan berpartai. “Jangan pernah mengedepankan kepentingan pribadi yang akhirnya bisa meluluh-lantakkan kebesaran Partai Golkar,” ujar lelaki yang populer disapa Pepen ini secara tegas.

Memasuki usia yang ke-55, Pepen menilai Partai Golkar semakin dewasa dan berpengalaman sebagai partai besar. “Meski tidak pernah menang secara mayoritas setelah reformasi, tapi Partai Gokkar telah ditakdirkan lebih banyak melahirkan figur pemimpin di Kota Bekasi, makanya jangan berkecil hati menjadi bagian dari Partai Golkar,” ungkapnya.

Tak lupa, Pepen mengingatkan seluruh anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar agar tetap memiliki semangat membangun, meski tidak mendapatkan kursi di Alat Kelengkapan Dewan (AKD). “Partai Golkar yang sudah memiliki pengalaman ini akan terus berjalan sesuai ketentuan dan peraturan,” ujarnya.

“Dalam penyelenggaraan pemerintahan, Golkar taat azas, Golkar paham regulasi, dan Golkar patuh terhadap sebuah norma etika penyelenggaraan pemerintahan. Saat Golkar tidak mendapatkan AKD, itu bukan akhir dari perjuangan, justru itu merupakan tantangan bagaimana Gokkar bisa melakukan fleksibilitas dalam kerangka hubungan terhadap rekan-rekan di lembaga legiskatif Kota Bekasi,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan Partai Golkar sebagai salah satu komponen pembangunan, bisa terus memberikan dukungan terhadap kinerja pemerintahan di Kota Bekasi. Dia juga mengajak seluruh kader partai untuk ikut bersama menjaga kondusifitas wilayah Kota Bekasi agar laju pembangunan dapat berjalan cepat dan merata.

Sedangkan Ketua DPC PPP Kota Bekasi Sholihin menyatakan PPP masih merasa nyaman berkoalisi dengan Partai Golkar. “Cerita yang berjalan masih manis, dan ini sudah menjadi komitmen bersama, jalani cerita pahit dan manis secara bersama-sama,” ujarnya.

Gus Shol juga tetap berkomitmen menjalani proses politik bersama Partai Golkar untuk masa yang akan datang. “Semua ini demi kebersamaan dalam rangka proses pembangunan di Kota Bekasi, kita tetap akan fokus kerja untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (Moel/ri)

Comment

News Feed