by

2nd IHEX 2019, Saatnya Raih Keberkahan Rumah Sakit Syariah di Era Kebangkitan

RUANGINDONESIA.COM – Perkembangan halal life style saat ini menjadi indikator kuatnya kebutuhan masyarakat akan suatu produk dan jasa yang halal. Tidak terkecuali pada bidang Halal Healthcare dengan adanya penetapan rumah sakit syariah di Indonesia.

Kondlsi ini memberikan peluang, tantangan sekaligus potensi besar dunia perumahsakitan dan usaha penyerta lain dalam bldang kesehatan di lndonesia, seperti farmasi, alat kesehatan, pakaian atau fashion, perbankan. keuangan, makanan-minuman, gizi, laundry, informasi teknologi (IT) dan sumber daya manusa. Mencermati perkembangan ini, Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) masih menunjukkan konsistensinya dalam melanjutkan agenda dakwahnya melalui upaya kesehatan Islam dan sertifikasi RS Syanah yang tersebar dl seantero Nusantara.

Satu bukti pun dilakukan MUKISI dengan berikhtiar mengadakan kegiatan untuk mempertemukan segenap komponen ummat yang memiliki perhatian pada pembelaan ummat melalui upaya kesehatan. Upaya ini terangkum dalam perhelatan 2nd International Islamic Healthcare Conference And Expo (IHEX) yang diselenggarakan pada tanggal 21 Maret hingga 23 Maret 2019 bertempat di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Kegiatan yang mengusung tema “Keberkahan (Abundance) Rumah Sakit Syadah di Era Kebangkitan” ini dibuka Ketua Umum Ketua Umum MUKISI dr H Masyhudi AM, M.Kes. Nampak hadir dalam pembukaan even ini, yakni Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan pada Kementerian Kesehatan dr Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS, dan Sekjen Federation of Islamic Medical Association (FIMA) Prof Dr Abdul Rashid Rahman.

Acara 2’nd IHEX 2019 merupakan penyelenggaraan yang kedua kalinya oleh MUKISI dimana akan mempertemukan semua kalangan. mulai dari praktisi, akademisi, peneliti, pebisnis dan semua stakeholder terkan yang bertujuan untuk mendesiminasikan, mendiskusikan serta mengenalkan produk dan jasa halal di bidang Halal Healtcara di Indonesia. Diharapkan peserta yang mengikuti acara 2’nd IHEX 2019 ini sebanyak lebih dari 1.000 peserta dari seluruh Nusantara. Selain itu, even ini juga menggandeng kalangan oerbankan syariah, seperti BNI Syariah.

Saat membuka kegiatan ini, Ketua Umum MUKiSI dr H Masyhudi AM, M.Kes menyebutkan kabar tentang 54 rumah sakit yang sedang berproses menjadi rumah sakit syariah. Bahkan ia menyebut 6 diantaranya merupakan rumah sakit umum milik pemerintah daerah. “Diantaranya Rumah Sakit Zaenal Abidin Kelas A di Aceh, kemudian RSUD Kota Tangerang, RS Pelni, dan RSUD Lampung Timur,” ulas dia.

Masyhudi menjamin keberadaan rumah sakot syariah akan tetap menjaga mutu pelayanan karena syarat untuk mendapatkan sertifikasi syariah ini harus mendapat akreditasi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit. Sementara untuk sertifikasi syariah akan diberikan oleh Majelis Ulama Indonesia.

Sementara itu Dirjen Pelayanan Kesehatan pada Kementerian Kesehatan dr Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS, mengatakan pihaknya sangat mendukung kehadiran rumah sakit syariah di Indonesia. “Kehadiran rumah sakit syariah ini akan melengkapi atau menambah mutu pelayanan kesehatan di Ibdonesia,” pungkasnya. (Moel/ri)

Comment

News Feed