by

Musrenbang RKPD Kota Bekasi, Menuju Pembangunan Infrastruktur Berbasis Digital

RUANGINDONESIA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dijadikan acuan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di tahun 2020 mendatang. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Pusdiklat Al Muhajirin, Bekasi Timur, ini dibuka Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Rabu (13/3) pagi.

Selain dihadiri seluruh pimponan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Bekasi, pelaksanaan Musrenbang ini juga dihadiri Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Barat, Muhammad Solikhin yang mewakilan Gubernur Jawa Barat. Nampak juga para pengurus lembaga-lembaga di lingkungan masyarakat tingkat kelurahan seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang menjadi mitra kerja Pemkot Bekasi dalam kegiatan pembangunan.

Usai membuka kegiatan ini, Wali Kota Bekasi menjelaskan kegiatan Musrenbang ini akan menjadi acuan perencanaan belanda daerah melalui APBD Kota Bekasi tahun 2020. “Proyeksi nilai APBD Kota Bekasi tahun 2020 nanti mencapai Rp 6,8 triliun, tapi ini baru direncanakan atau masih proyeksi,” katanya.

Untuk pembangunan di tahun 2020, Wali Kota menyebutkan Pemkot Bekasi memprioritaskan pembangunan infrastruktur atau jaringan informasi berbasi digital. “Tujuannya untuk eksensifikasi peningkatan pendapatan, juga terkait penyelesaian masalah banjir di beberqpa lokasi dengan pembangunan folder air,” tegasnya.

Penjelasan serupa juga disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi Dinar Faisal Badar yang menyatakan Pemkot Bekasi mempersiapkan pembangunan infrastruktur berbasis digital yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi 2018-2023. “Walau pun RPJMD 2018-2023 belum ditetapkan tapi kita sudah menggunakannya untuk acuan atau arah pembangunan Kota Bekasi,” katanya, saat didampingi Sekretaris Bappeda Eka Hidayat T.

Dinar menegaskan perumusan rencana pembangunan dalam Musrenbang ini berdasarkan usulan-usulan yang disampaikan masyarakat melalui Musrembang di tingkat kelurahan dan kecamatan. “Kita akan mengembangkan apa yang sudah ada, untuk menciptakan pembangunan infrastruktur yang cerdas, aksesibel atau bisa diaskes seluruh kalangan, dan berkelanjutan,” paparnya.

Dinar berharap proses pembangunan Kota Bekasi di tahun 2020 bisa tercapai sesuai target yang direncanakan. “Karena ini merupakan bagian dari amanat yang harus kita jalankan, dan terciptanya peningkatan kualitas sektor pembangunan yang ada di Kota Bekasi,” pungkasnya. (Moel/ri)

Comment

News Feed