by

SMAN 6 Diduga Paksa Siswa Ikut Study Tour

RUANGINDONESIA.COM – Lagi lagi alasan sering digunakan pihak sekolah untuk membenarkan sejumlah pungutan yang dikategorikan sebagai pungutan liar dari perserta didik, orang tua atau walinya.

Salah satunya, adalah biaya study tour. Biaya ini merupakan salah satu dari sekian banyak jenis pungutan liar yang kerap dilakukan pihak sekolah mulai dari SD, SMP sampai SMA.

Seperti di salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN 6 Kota Bekasi) di wilayah Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi, mewajibkan siswanya mengikuti kegiatan jalan-jalan (study tour) ke yogyakarta dengan biaya per siswa dipungut sebesar Rp. 1,450 ribu berangkat pada tanggal 27 Feb s/d 2 Mar 2019 nanti.

Salah satu wali murid yang tidak mau disebutkan namanya merasa keberatan adanya study tour yang dilakukan pihak sekolah.

“Saya merasa keberatan adanya agenda yang dilakukan sekolah untuk pergi ke yogyakarta tesebut, lantaran terlalu besar biayanya” ucapnya saat ditemui awak media, Selasa (26/2/2019).

Dirinya juga merasa terpaksa membayar uang study tour tersebut karena mendapat tuntutan dari anak. “Terpaksa saya bayar lantaran anak Saya menuntut, karena merasa gak enak kalau tidak ikut,” tandasnya.

Sementara itu, Paryono Wakasek Bidang Humas SMA 6 Kota Bekasi membenarkan adanya study tour yang dilakukan pihak sekolah lantaran untuk pembekalan pembelajaran diluar sekolah.

“Ya, memang akan ada study tour ke yogyakarta pada tanggal 27 febuari s/d 2 maret 2019 nanti, Bahwa kegiatan study tour ini pihak sekolah tidak memaksakan untuk harus ikut.

Untuk kegiatan ini pihak sekolah melalui komite sekolah dan orang tua siswa sudah dirapatkan dan sudah di sepakati ” kita disini sifatnya tidak memaksa siapa saja yang mampu dan untuk yang tidak ikut kita juga memberi tugas khusus peganti di sekolah intinya kita tidak memaksa” ucapnya saat ditemui, Rabu (27/02/2019)

Adapun murid kelas XI yang ikut dalam study tour dirinya menjelaskan ada sekitar Dua Ratus Tujuh Puluh murid yang ikut dalam study tour tersebut yang terbagi dalam tiga kelas, pungkasnya. (Gib/RI)

Comment

News Feed