by

Masyarakat Sumurbatu Tolak Rencana Pembangunan Rusunawa

RUANGINDONESIA.COM – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang ingin membangunan rumah susun sewa (Rusunawa) di wilayah Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, nampaknya bakal mendapat perlawanan. Pasalnya, masyarakat setempat menyatakan menolak pembangunan hunian vertikal yang dinilai tidak memberikan manfaat bagi warga setempat.

Penolakan ini disampaikan Ketua RW 02 Kelurahan Sumurbatu Toha Ardiana, Sabtu (9/2). Menurut dia, warga lebih membutuhkan pembangunan unit sekolah baru untuk SMA negeri.

“Masyarakat Sumurbatu tidak butuh Rusunawa, karena tidak memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Masyarakat justru butuh adanya SMA negeri yang saat ini belum juga terealisasi,” ungkap Toha.

Toha lalu menyampaikan keluhan warga terkait dampak pembangunan di wilayahnya yang tidak sesuai dengan salah satu visi dan misi Kota Bekasi, yakni Kota Bekasi yang cerdas. Selama ini, ia menyebutkan pembangunan yang terwujud di wilayah Sumurbatu identik dengan kata pembuangan.

“Lengkap sudah penderitaan warga Sumurbatu yang wilayahnua identik dengan pembuangan. Pembuangan sampah, pembuangan tinja atau kotoran manusia, serta pemakaman. Coba lah Pemkot Bekasi menghasilkan satu pembangunan yang manfaatnya dirasakan masyarakat Sumurbatu,” papar Toha.

Toha mengatakan sikap penolakan sudah disampaikan masyarakat saat sosialisasi tentang rencana pembangunan Rusunawa yang dilakukan Pemkot Bekasi beberapa waktu lalu. “Dari awal warga sudah menolak, dan sampai kapan pun akan tetap menolak. Masyarakat akan terus melawan jika Pemkot Bekasi tetap keukeuh membangun Rusunawa di Sumurbatu,” tegas dia. (Moel/ri)

Comment

News Feed