by

Sekretaris Partai Gerindra Kota Bekasi Pastikan Tak Ada Lagi Konflik Internal

-News, Politik-155 views

RUANGINDONESIA.COM – Kisruh dualisme kepemimpinan di tubuh DPC Partai Gerindra Kota Bekasi mulai menemui titik terang. Hal ini dijelaskan Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Bekasi Boy David Taga.

“Pada tanggal 8 Januari 2019 kami mendapat panggilan dari KPU Kota Bekasi. Saat itu pihak KPU Kota Bekasi menjelaskan bahwa dari aspek hukum, tidak ada lagi perbedaan kubu kepengurusan Gerindra di Kota Bekasi, dan yang sah tetap sesuai surat keputusan per tanggal 26 Januari 2018 atas nama Ibnu Hajar Tanjung dan Boy David Taga sebagai Ketua dan Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Bekasi,” papar Boy David Taga, usai menghadiri konsolidasi dan silaturahmi dengan Caleg DPR RI dari Partai Golkar Marhaban Sigalingging, bersama Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat Rizki Apriwijaya dan Caleg DPRD Kota Bekasi Ibnu Hajar Tanjung, Rabu (9/1) malam.

David menilai hasil keputusan ini membuktikan kinerja KPU Kota Bekasi telah menunjukkan kinerja yang profesional. “KPU Kota Bekasi tidak bekerja dengan gegabah dengan melalui kajian hukum untuk menjawab oerbedaan pandangan terkait kepemimpinan di tubuh Partai Gerindra Kota Bekasi,” ungkapnya.

David lalu mengajak seluruh pihak untuk menghargai hasil keputusan yang ditempuh KPU Kota Bekasi. “Kita harus bisa menerima keputusan KPU Kota Bekasi ini secara bijak, dan kita harus mentaatinya,” tegasnya.

Selain itu, David memastikan pengurus tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) akan setia dengan keputusan partai. “Kami tidak ada konflik, yang ada hanya perbedaan pandangan, dan ini wajar dalam berdemokrasi,” katanya.

Menghadapi ajang Pemilu 2019, David mengajak seluruh kader Gerindra untuk merapatkan barisan, untuk memenangkan Prabowo dan Sandiaga Uno sebagai Presiden dan Wakil Presiden. “Lalu yang kedua tentunya memenangkan para Caleg asal Partai Gerindra di Kota Bekasi karena kemenangan itu hanya biaa diraih dengan satu langkah yakni dengan merapatkan barisan, tetap kompak dan saling bersinergi,” imbuh dia.

Dalam kesempatan yang sama, Ibnu Hajar Tanjung optimistis Partai Gerindra bakal mampu meraih target minimal peraihan kursi di DPRD Kota Bekasi sebanyak 12 kursi. “Target maksimal memang 20 kursi dan kota sebut sebagai plan A, sedangkan plan B kami adalah merebut jumlah kursi minimal sebanyak 12 kursi,” ujarnya.

Tanjung menginstruksikan kepada seluruh Caleg untuk bersinergi dengan pengurus di tingkat kecamatan atau PAC. “Pengurus PAC harus membuka diri dengan para Caleg untuk melakukan penwtaan wilayah agar ridak saling bentrok,” ucapnya menambahkan.

Kepada para Caleg dari Partai Gerindra, Tanjung juga menghimbau agar tidak segan turun langsung menemui masyarakat. “Kami ingin para Caleg dari Gerindra bisa menjadi wakil rakyat yang cerdas, amanah dan terhormat kepribadiannya serta memberikan manfaat kepada masyarakat,” pungkasnya. (Moel/ri)

Comment

News Feed