by

LPSDK: PPP Terbesar, Hanura, Perindo dan PKPI Nihil

-News, Politik-195 views

RUANGINDONESIA.COM – KPU Kota Bekasi sudah menerima Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) pada Rabu 2 Januari 2019 kemarin.

Berdasarkan rekapitulasi LPSDK yang dihimpun KPU Kota Bekasi, PPP tercatat sebagai partai politik dengan nilai penerimaan sumbangan dana kampanye paling tinggi.

Jumlah sumbangan yang diterima partai berlambang kabah itu mencapai Rp 3. 283.000.000, Posisi kedua, Partai Golkar Rp. 1.436 125.430, Posisi ketiga ditempati, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rp. 574.532.500. Sedangkan, Perindo, Hanura, PKPI nihil alias tidak memiliki dana sumbangan.

“Semua sudah menyerahkan. terbesar PPP diikuti Golkar. tiga partai Perindo, Hanura dan PKI nihil nominal. Laporan sumbangan dana kampanye ini konsentrasinya adalah pencatatan dana kampanye yang diterima. Kalau sekarang memang memungkinkan bahwa LPSDK itu nihil nominalnya, karena tidak menuntut pencatatannya untuk penerimaan sumbangannya,” terang Komisioner KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa, Jumat (4/1)

Dijelaskan Ali, untuk tim Capres dan Cawapres di Kota Bekasi juga telah menyerahkan LPSDK, namun jumlahnya nihil. “Untuk paslon Capres-Cawapres nomor urut satu dan dua. semuanya nihil atau tidak ada untuk LPSDK,” katanya.

Ia mengatakan, setelah proses penyerahan LPSDK, dan diumumkan, selanjutnya, hasilnya menjadi bahan untuk di audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). “Hasil ini, akan di audit oleh KAP selama 30 hari. Setelah itu akan diserahkan ke KPU, kemudian KPU akan menyerahkan kepada peserta pemilu,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, untuk LPSDK ini yang dinilai patuh dan tidak patuh, serta kepatuhan tersebut implikasinya bisa kepada sanksi administrasi hingga pidana pemilu. Sehingga, kata dia, saat penyerahan LPSDK masih tertulis nihil, namun pada kenyataannya banyak Alat Peraga Kampanye (APK) yang bertebaran itu bisa menjadi temuan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Pelaporan ini bertujuan untuk mengetahui apabila ada peserta pemilu yang menerima dana kampanye melebihi ketentuan, namun tidak dilaporkan ke KPU, dan dana tersebut digunakan untuk berkampanye maka akan ada sanksi pidana,” jelasnya.

Menurutnya, pengisian LPSDK untuk caleg sangat penting, sebab, KAP akan mengambil sample terhadap salah satu caleg setiap parpol, untuk dilakukan klarifikasi terhadap penyumbang. “Maka dari itu, ini sangat penting diisi dan harus jujur, karena apabila laporannya nihil tetapi bahan kampanye banyak bertebaran, maka akan menjadi temuan Bawaslu. Oleh sebab itu, Bawaslu setiap proses penyerahan Laporan Dana Kampanye, Bawaslu akan mendapatkan datanya juga,” terangnya.LPSDK: PPP Terbesar, Hanura, Perindo dan PKPI Nihil. (Hrs/ri)

Berikut rincian LPSDK parpol Kota Bekasi berdasarkan nomor urut partai:

  1. PKB: Rp. 574.532.500
  2. Partai Gerindra: Rp. 71.280.000
  3. PDIP: Rp.2.000.000
  4. Partai Golkar: Rp. 1.436.125.430
  5. Partai NasDem: Rp. 205. 853.978
  6. Partai Garuda: Rp. 126.967.000
  7. Partai Berkarya: Rp. 10.650.000
  8. PKS: Rp. 530.000.000
  9. Partai Perindo: Nihil alis nol
  10. PPP: Rp. 3.283.000.000
  11. PSI: Rp. 177.285.669
  12. PAN: Rp. 508.500.000
  13. Partai Hanura: Nihil alias nol
  14. Partai Demokrat: Rp. 495. 548.240
  15. PBB: Rp. 510.200.500
  16. PKPI: Nihil alias Nol

Tim Pasangan Calon Presiden

Paslon Nomor Satu (Jokowi – Ma’ruf Amin) : Nihil
Pason Nomot Dua (Prabowo – Sandiaga Uno) : Nihil

Comment

News Feed