by

Dukung Kinerja Kemenag, Pemkot Bekasi Gelontorkan Dana Kesejahteraan 20 Miliar

-News-129 views

RUANGINDONESIA.COM – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bekasi Gunarti Rahmat Effendi menghadiri Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti ke 73 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kota Bekasi bertempat di Embarkasi Haji Propinsi Jawa Barat, Kota Bekasi, Kamis (3/1). Peringatan Hari Amal Bhakti ke 73 membawa tema Jaga Kebersamaan Umat, yang diharapakan sesama umat dapat hidup berdampingan serta merajut persatuan tanpa melihat suku, agama, atau pun ras.

Kegiatan ini dirangkai dengan penyerahan Satya Lencana karya satya terhadap 27 ASN yang telah mengabdi di Kementrian Agama Kota Bekasi selama 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Bekasi, Mujani.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bekasi menyatakan akan menaikan insentif guru agama, memberikan bantuan hibah mobil operasional dinas ke Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi. Dia juga menyinggung rencana pembangunan Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi yang rencanamya akan dibangun 6 lantai.

“Di tahun 2018, Pemerintah Kota Bekasi telah memberikan perhatiannya kepada Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi dengan menggelontorkan 20 miliar dan itu semua dimaksudkan agar kesejahteraan para guru, para siswa, pondok pesantren dan para pegawai di lingkup Kementerian Agama Kota Bekasi meningkat. Dan Insya Allah di tahun ini Pemkot juga akan mengupayakan agar bantuan seperti kendaraan dinas dapat terealisasi namun kita pun tentunya akan mengevaluasi kendaraan yang ada di Pemkot, yang terdekat ialah akan dilakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung Kantor Kemenag Kota Bekasi enam lantai, agar kedepannya pelayanan terhadap masyarakat Kota Bekasi makin optimal. Bukan hanya itu saja, Pemkot juga memberikan beasiswa bagi para siswa yang hafidz Qur’an dan berprestasi,” papar Wali Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi juga berpesan supaya Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi hadir, berperan penuh memberikan pelayanan keagamaan bagi semua umat beragama dengan berbagai fasilitasi kendati negara kita secara formal tidak berdasar agama tertentu dan terus melakukan berbagai inovasi. “Tentunya berdirinya Kementerian Agama adalah untuk menjaga dan memelihara, sekaligus mengembangkan kualitas pendidikan keagamaan agar terus terjaganya kerukunan hidup antar umat beragama yang kian rekat,” ujarnya. (Moel/ri)

Comment

News Feed