by

32 Rumah Sakit Swasta Dikabarkan Lanjut Kerjasama Kartu Sehat Berbasis NIK

-Info Warga, News-1,338 views

RUANGINDONESIA.COM – Kabar gembira disampaikan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi terkait kelanjutan program Kartu Sehat Berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan) untuk tahun 2019. Menurut dia, sebanyak 32 rumah sakit swasta sudah menyatakan siap melanjutkan kerjasama dengan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang dijalankan Pemkot Bekasi melalui pemanfaatan Kartu Sehat Berbasis NIK.

Sebelumnya, Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) sempat mengeluarkan surat pernyataan penolakan sejumlah rumah sakit swasta untuk melanjutkan kerjasama dengan program Kartu Sehat Berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan) di tahun 2019 nanti. Adanya surat pernyataan ini sempat membuat masyarakat Kota Bekasi merasa resah karena tidak lagi bisa memanfaatkan Kartu Sehat untuk proses pengobatan di rumah sakit swasta.

“Saya kemarin dapat laporan dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Ternyata, dari 43 rumah sakit swasta, ada 32 rumah sakit swasta minta diperpanjang kerjasama dengan Kartu Sehat,” ujar Wali Kota Bekasi, Sabtu (29/12) malam.

Wali Kota menduga adanya surat pernyataan dari ARSSI itu merupakan wujud manuver dari pihak tertentu. “Rada aneh juga ARSSI bikin surat ke Komisi IV DPRD, baru dikirim ke kita. Berarti ada manuver,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan kabar Pemkot Bekasi mempersiapkan tiga unit RSUD Tipe D yang terletak di wilayah Bantargebang, Pondokgede dan Jatisampurna. “Insya Allah di tahun 2019, tiga RSUD Tipe D diap beroperasi,” katanya.

Jika tiga RSUD Tipe D sudah beroperasi, Wali Kota menyatakan Pemkot Bekasi justru akan melakukan seleksi terhadap 32 rumah sakit swasta tersebut. “Nanti kita seleksi lagi, kita pilih yang benar-benae mau kerjasama dan melayani secara maksimal untuk masyaramat pengguna Kartu Sehat,” pungkasnya. (Moel/ri)

Comment

News Feed