by

Wali Kota Instruksikan Pembentukan Tim Seleksi Calon Sekretaris II Kota Bekasi

RUANGINDONESIA.COM – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi akhirnya mengembalikan berkas pengajuan 9 nama Calon Sekretaris II Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bekasi. Alasannya, pengakuan nama-nama tersebut ternyata tanpa melalui proses penilaian tim seleksi.

Seperti diberitakan sebelumnya, proses pengajuan nama untuk Calon Sekretaris II KPA Kota Bekasi ini merupakan hasil rapat yang digelar Kamis tanggal 22 November 2018 di Ruang Rapat Asda II Setda Kota Bekasi. Sayangnya, hasil rekomendasi nama-nama yang diusulkan tanpa melalui tim seleksi.

Padahal dalam Perwal tentang KPA Kota Bekasi tersebut, di Pasal 9 ayat (1) menyebutkan, pengisian jabatan pengurus Sekretariat KPA diumumkan secara terbuka dan dipilih oleh tim seleksi yang ditetapkan dengan Keputusan Wali Kota. Wajar saja jika sejumlah pihak menilai pengajuan nama Calon Sekretaris II KPA Kota Bekasi ini melanggar Perwal Nomor 72 Tahun 2017.

Adapun 9 nama yang diusulkan tersebut antara lain Rayendra Sukarmadji (mantan Sekretans Daerah Kota Bekasi), Bambang Djati (mantan Kepala Dmas Kesehatan Kota Bekasi), Supriyadi (mantan anggota DPRD Kota Bekasi), dan Daniel Ramadhan (aktivis HIV/AIDS dl Kota Bekasi). Selain itu ada nama Novan Andri (aktivis HIV/AIDS dl Kota Bakasi), Jamaluddin AI Afghoni (aktivis HIV/AIDS di Kota Bekasi), Darmawan (aktivis HlV/A|DS dl Kota Bekasi), Christinto (aktivis HIV/AIDS dl Kota Bekasi), serta Harry Bagianto (aktivis HlV/AIDS di Kota Bekasi).

Saat menggelar coffee morning bersama sejumlah awak media, Jumat (7/12) pagi, Wali Kota Bekasi yang merupakan Ketua KPA Kota Bekasi menginstruksikan agar proses pengajuan nama Calon Sekretaris II KPA Kota Bekasi diulang kembali. “Karena belum ada pembentukan tim seleksi, maka saya suruh ulangi kembali,” tegasnya.

Wali Kota mengakui adanya ketidakberesan dalam berita acara terkait pengajuan nama untuk Calon Sekretaris II KPA Kota Bekasi. Selanjutnya, Wali Kota juga menginstruksikan agar segera dibentuk tim seleksi.

“Selama langkah normatifnya belum ditempuh, maka akan saya kembalikan kembali. Saya juga sudah perintahkan agar segera dibentuk tim seleksi,” pungkasnya. (Moel/ri)

Comment

News Feed