by

Kota Bekasi Bakal Miliki Sekolah Terpadu Khusus Penyandang Disabilitas

RUANGINDONESIA.COM – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Ali Fauzi, Kepala Disperkimtan Kota Bekasi Dadang Ginanjar, Kepala Bappeda Kota Bekasi Dinar Faizal Badar meninjau lokasi pembangunan geeung sekolah terpadu yang dipriorutaskan untuk kalangan disabilitas yang berlokasi di belakang Pengadilan Negri Bekasi komplek SD Margajaya, tepatnya di Jl. Pramuka, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (4/12).

Pembangunan sekolah khusus ini sebagai wujud kepedulian Pemkot Bekasi untuk membuka kesempatan bagi kalangan disabel untuk mengenyam pendidikan yang layak. “SD Margajaya III kita jadikan merger dari beberapa SD Margajaya, dan ini eks SD Margajaya I, IV dan V kita jadikan SMP yang terdapat 24 RKB dengan kemungkinan menampung kurang lebih 400 siswa,” ujar Wali Kota Bekasi.

“Dan sebelahnya akan dibuat sekolah disabilitas kurang lebih ada 6 RKB, kemungkinan nanti dipeeuntukan untuk Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama dengan luas lahan 38 dikali 31 meter, dan anggaran yang dialokasikan kurang lebih 2 sampai 3 milyar,” ujar Wali Kota menambahkan.

Karena sekolahan khusus, kata Wali Kota, maka fasilitasnya juga harus khusus seperti tangga atau klosetnya, karena diperuntukkan bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus. “Jadi ini digagas pada saat Pak Jokowi kemaren hadir di Kota Bekasi, dan kita baru sadar ternyata banyak anak-anak kita yang butuh sekolah khusus, sebenarnya itu juga tercetus sebagai salah satu janji kampanye jadi sekarang saya realisasikan,” ungkapnya.

Dengan adanya sekolah yang diperuntukan bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus ini, Wali Kota berharap semua anak-anak di Kota Bekasi mendaptakan hak yang sama dalam bidang pendidikan, sekaligus sebagai salah satu perwujudan dari visi dan misi Kota Bekasi yaitu Kota Bekasi yang cerdas.

Dalam satu wilayah nantinya terdapat sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan juga sekolahan disabilitas. Harapan kedepannya juga agar dijaga kebersamaannya tidak boleh saling berebut ini wilayah SD, wilayah SMP ataupun wilayah sekolahan disabilitas, semuanya itu mempunyai hak dan kedudukan yang sama. (Moel/ri)

Comment

News Feed