by

Cetak Sejarah Baru, Silatnas KNPI se-Indonesia Lahirkan Sejumlah Rekomendasi

-News-38 views

RUANGINDONESIA.COM – Pasca berdirinya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) 23 Juli 1973 silam. Para pemuda seluruh Indonesia yang diwakili oleh Ketua DPD KNPI Kota-Kabupaten kembali mencetak sejarah dengan menghelat Silaturahim Nasional (Silatnas) pemuda pada 2-4 Desember di Alun-alun Gumiati, Bogor Jawa Barat.

Ketua OC sekaligus Ketua KNPI Kabupaten Bogor, M. Burhani, mengaku bangga dapat menjadi tuan rumah agenda Silatnas Pemuda pertama yang digagas oleh para Ketua DPD KNPI kota kabupaten se-Indonesia.

“Agenda silatnas ini kali pertama yang digagas pemuda/knpi sejak berdirinya knpi pada 23 Juli 1973. Menjadi tuan rumah agenda ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami pemuda Kabupaten Bogor dan pemuda Jawa Barat tentunya,” kata Burhan.

Menurutnya, banyak sekali manfaat dari pada pertemuan Nasional ini. Disini, kami tidak hanya sekadar bersilaturahim saja. Tapi juga dapat bertukar pikiran sharing mengenai pembangunan di semua lini khusunya bidang kepemudaan di daerahnya masing-masing.

Sementara itu, Ketua Panitia SC yang juga sebagai Ketua DPD KNPI Mamuju, Selvi Febriana mengungkapkan, silatnas pemuda/knpi ini berawal dari obrolan beberapa Ketua KNPI Kota/Kab yang kemudian bersepakat untuk mencetak sejarah baru dengan menghelat silaturahim nasional.

“Alhamdulillah, meski persiapan kami hanya 3 bulan dan banyak sekali aral yang merintang untuk kami bisa mengumpulkan seluruh kota kab, namun kami cukup berhasil untuk bisa menghelat agenda ini. Banyak juga pandangan negatif tapi semua terjawab bahwa kami ingin menegaskan pemuda bisa bersatu,” tegas Selvi.

Terpisah, Ketua DPD KNPI Kota Bekasi, Beny Surya mengaku bangga dapat menjadi bagian dari pelaku sejarah baru pemuda Indonesia. Menurutnya, dalam silatnas ini kami juga menghasilkan beberapa rekomendasi yang telah disepakati oleh para ketua kota kabupaten seluruh Indonesia.

Diantaranya adalah agenda Silatnas harus menjadi rekomedasi di Kongres KNPI ke XV di Banda Aceh untuk dijadikan program wajib oleh DPP KNPI.

“Merevisi Undang-Undang No 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan dimana revisi UU tersebut harus masuk dalam Prolegnas tahun 2019. Merekomendasikan kepada Presiden RI untuk berani mengambil langkah politik dan hukum dalam menyikapi dinamika organisasi kepemudaan,” pungkas Beny. (hrs/ri)

Comment

News Feed