by

Pengembang Taman Darussalam Bekasi Klarifikasi Berita Miring Yang Menerpa Mereka

-News-65 views

RUANGINDONESIA.COM – Head Marketing Madinah City, Deny Rahmad, Perumahan Taman Darussalam Bekasi geram dengan adanya kabar dari beberapa berita miring dan menyesatkan tentang Perumahan Madinah City, yang rencananya akan dibangun di Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi.

“Pempublikasian berita ini sangat merugikan kami. Sehingga ini perlu kami luruskan,” kata Head Marketing Madinah City, Deny Rahmad kepada awak media sembari enggan menyebut nama media yang mempublikasikan berita yang merugikan mereka, Kamis (11/10/2018).

Padahal, lanjut Deny, dalam melakukan pengembangan Perumahan Brand Madinah City di Kecamatan Cabangbungin, pihaknya telah mengurus semua perizinan sebagaimana dengan aturan pembangunan kawasan permukiman yang ada di Negara Indonesia.

“Bahkan semua izin-izin pembangunan ini sudah kami lakukan dan sudah selesai sebelum perumahan ini kami bangun” ucap Deny, sembari menunjukkan surat-surat perizinan asli yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Jadi disini kami sampaikan, apabila berita tersebut sampai kepada konsumen kami. Kami sampaikan bahwa itu tidak benar dan silahkan melakukan klarifikasi langsung kepada kami dikantor Pemasaran di Jalan RE Martaditana, Ruko Blok A-1, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, disitu kami akan jelaskan sejelas-jelasnya,” pungkasnya.

Disamping itu, Deny juga menilai kalau permberitaan tersebut tidak memiliki kaidah pers. “Seharusnyakan mereka mengklarifikasi kami dulu, bukan secara sepihak begini. Karena kami tidak main-main dalam mengembangkan produk kami ini,” terang Deny.

Untuk diketahui, pengembang perumahan Brand Madinah City telah menyelesaikan tahapan proyek pembangunan yang dibagi dalam beberapa tahapan timeline, antara lain, telah melakukan prelaunching pada bulan Desember 2017-Oktober 2018. Tahapan ini mencakup beberapa kegiatan, antara lain pembuatan masterplan, pengurusan berbagai perizinan dan penyelesaian aspek pertanahan dan lain sebagainya.
Secara pemasaran, ditahap ini sudah dimulai proses preorder unit oleh para peminat dan diterbitkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) sebagai tanda jual beli unitnya. (bon/ri)

Comment

News Feed