by

Pemkot Bekasi Janji Berikan Pendidikan yang Merata

RUANGINDONESIA.COM – Kebijakan Pemerintah yang melakukan penerimaan siswa baru dengan sistem online beberapa tahun terakhir ini mengharuskan masyarakat Indonesia untuk segera belajar dan memahami Informatika dan Teknologi (IT) dengan tanpa memandang usia.

Tak bisa dipungkiri jika kebijakan tersebut mengakibatkan pro dan kontra dikalangan masyarakat. Ada yang mendukung dan ada pula yang menyesalkan.

Sebabnya banyak, mulai dari sistem hingga persyaratan yang diberlakukan dalam pelaksanaannya dinilai cukup merepotkan dan memakan waktu.

Seperti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online tahun pelajaran 2018-2019 misalnya. Sistem PPDB dengan menggunakan jalur Zonasi tahun 2018 ini dinilai merugikan banyak pelajar di Kota Bekasi. Letak sekolah yang tidak merata di semua Kecamatan dan Kelurahan menjadi pemicu panasnya PPDB Online di Kota Bekasi.

Salah satunya di Kecamatan Bantar Gebang. Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi hanya memiliki satu SMA Negeri dan satu sekolah SMP Negeri.

Oleh sebab itu, tahun ini Camat Bantar Gebang, Asep Gunawan ingin merealisasikan pembangunan dua sekolah SMP dan satu sekolah SMA.

“Sekarang di Bantar Gebang saya menginginkan dua pembangun SMP, satu SMP 49 yang belum ada bangunannya di (Kelurahan Bantar Gebang) dan satu lagi (masih numpang di Kelurahan Mustika Sari) di Kelurahan Cikiwul”, kata Asep Gunawan, Kamis (27/9/2018).

“Satu lagi (pembangunan) SMA 22, sekolahnya sudah ada, tapi bangunannya belum ada”, tambah dia.

Lebih jauh, Asep menjelaskan, bahwa sejuah ini pihaknya terus mengkoordinasikan hal tersebut dengan Pemkot Bekasi. Pihaknya juga sudah mencari lokasi di wilayah Bantar Gebang untuk kesiapan pembangunan.

“Selama ini memang terkendala lokasi lahan, dan saat ini lahannya sudah kita cari. Tinggal pengalokasian dana untuk pembebasan lahan”, jelas dia.

Menurutnya, pembangunan ketiga sekolah tersebut sangat penting untuk memeratakan pendidikan di Kota Bekasi, demi mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kota Bekasi.

“Sebenarnya peserta didik baru diwilayah kami ini tidak terlalu banyak sih. Tapi kita tidak ingin jika mereka harus sekolah di luar Bantar Gebang”, pungkasnya. (bon/ri)

Comment

News Feed