by

Diduga dendam, sejumlah pria merusak sebuah sekolah di Bekasi

RUANGINDONESIA.COM – Masih ingat dengan aksi tawuran antar pelajar yang terjadi pada Kamis (16/8/2018) sekitar pukul 16.30 WIB lalu di Jalan Raya Sumurbatu, Bantargebang, Kota Bekasi?

Korban meninggal atas nama Indra Permana, sedangkan dua orang temannya Aliansyah dan Maulana Dwi Putra mengalami luka akibat senjata tajam. Atas peristiwa tersebut, Polisi telah menangkap 5 orang pelajar SMK MA. Kelimanya dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

Namun ternyata, penangkapan dan pemenjaraan yang dilakukan oleh Polisi tak cukup menjadi pelajaran bagi rekan-rekan kedua kelompok tawuran itu.

Buktinya, beberapa pemuda yang diduga teman dari korban yang meninggal dunia, Alm Indra Permana, kembali menggeruduk sekolah SMK Pijar Alam yang berada di Jalan Siti No 89 RT 02 RW 08 Kelurahan Mustikasari Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi pada Senin (20/9/2018) pekan lalu.

Saat itu, sekitar Pukul 12:10 WIB, sejumlah pria yang diperkirakan berjumlah 22 orang merusak dan melempari gedung sekolahan dari luar gedung sekolah.

Saat itu, guru dan anak didik tidak ada yang berani melawan aksi anarkis itu. Mereka lebih memilih bersembunyi daripada harus menjadi korban dari kebiadapan dari manusia-manusia tidak beretika itu.

“Kami telah menangkap empat orang pelaku, yaitu CK (17), GA (19), AYH (17), MDR (17) dan 18 lainnya sedang kami cari dan telah masuk kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO)”, ucap Kapolsek Bantar Gebang, Kompol Siswo, saat menggelar konferensi pers, Senin (24/9/2018).

Dalam penangkapan itu, sejumlah barang bukti juga turut diamankan, diantaranya pecahan kaca dan batu. “Adapun menurut keterangan para pelaku, mereka melakukan aksinya untuk membalas dendam atas teman satu sekolahnya yang meninggal akibat tawuran beberapa Minggu yang lalu”, ucap Siswo, menjelaskan alasan para tersangka.

“Mereka kami sangkakan dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman lima (5) tahun. Yang jelas ini akan kami tuntas, agar tidak terulang kembali”, singkat Siswo yang saat itu didampingi Kabag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing. (bon/ri)

Comment

News Feed