by

15 Hari Kerja, Pj Wali Kota Tak Jalankan Hasil LAHP Ombudsman

RUANGINDONESIA.COM – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih, Rahmat Effendi dan Tri Adhianto akan dilantik sebentar lagi. Tugas Pj Wali Kota Bekasi yang baru, Toto Mohamad Toha akan berakhir pula. Menduduki jabatan sebagai Pj Wali Kota belum banyak yang dilakukan Toto, termasuk Pekerjaan Rumah (PR) besarnya untuk melakukan tindakan korektif bagi pejabat yang terlibat dalam penutupan pelayanan publik secara massif pada 27 Juli 2018 lalu.

Menanggapi hal ini, Ombudsman Jakarta Raya mengatakan pihaknya akan menunggu sampai tanggal 15 September 2018.

“Saya lihat memang tidak ada niat Pj Wali Kota untuk melakukan tindakan korektif. Seperti berniat melawan UU Ombudsman, UU pelayanan publik dan UU pemerintah daerah,” jelas Teguh, Ketua Ombudsman Jakarta Raya.

Ditanya mengenai sikap Pj Wali Kota yang tidak mengindahkan tugas yang diberikannya, Teguh menjawab tegas.

“Kami akan menentukan apakah sikap dan tindakan Pj Wali Kota ini akan ditindaklanjuti menjadi rekomendasi. Kami akan menunggu sampai batas akhir LAHP, 15 September 2018,” terangnya.

Teguh amat menyesalkan tidak adanya tindakan dari Pj Wali Kota untuk melakukan tindakan korektif terhadap insiden penutupan pelayanan publik di Kota Bekasi.

“Pj Wali Kota jika tidak melakukan tindakan korektif bukan hanya tidak mematuhi UU Ombudsman, UU Pelayanan Publik, dan UU Pemerintah Daerah. Tetapi juga tidak menghormati hak warga Kota Bekasi untuk mendapatkan pelayanan publik,” tutupnya. (cae/ri)

Comment

News Feed