by

Komisi II DPRD Kota Bekasi Minta Dinas LH Tidak Lemah Tindak Pabrik Pencemar Kali Bekasi

RUANGINDONESIA.COM – Sampai saat ini, sejumlah pihak telah menilai Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi gagal dalam melakukan pengawasan Kali Bekasi yang terus tercemar dan berdampak kepada masyarakat Kota Bekasi.

Bagaimana tidak, air Kali Bekasi yang menjadi bahan baku pengolahan air oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot dalam menyediakan air bersih bagi masyarakat Kota Bekasi menjadi terganggu produksinya karena pencemaran tersebut.

Persoalan yang paling parah yang terjadi di kali tersebut adalah adanya gumpalan busa yang merusak biota air dan baku mutu air. Oleh sebab itu Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup dinilai perlu mencari solusi jangka panjang untuk mencegah kejadian serupa.

Seperti yang diucapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi ini, Sihar Sitohang. Dijelaskannya bahwa Pemkot Bekasi sudah waktunya menggunakan Water Wash Treatment dalam mengelola air baku.

“Sebenarnya ini sudah pernah saya bicarakan dengan Dinas LH dan Ketua DPRD Kota Bekasi, tetapi belum bisa direalisasikan karena memang anggarannya cukup besar, kira-kira Rp2 Triliun lebih,” jelasnya kepada ruangindonesia.com, Kamis (06/09/2018).

Menurutnya, Water Wash Treatment yang akan menjadi solusi permanen jangka panjang untuk menjawab persoalan buih yang terjadi di Kali Bekasi. “Tetapi memang untuk menerapkan ini tidak semudah membalikkan telapak tangan,” terang pria berdarah Batak ini.

Oleh sebab itu, lanjut Sihar, Pemerintah Kota Bekasi juga harus memiliki power agar bisa memecahkan persoalan tersebut. “Sebenarnya sudah banyak daerah yang telah mampu mengelola persoalan seperti yang terjadi di Kota Bekasi saat ini, seperti di Sibolangit, Sumatera Utara dan di Duri, Dumai,” kata dia.

Meski sudah ada teknologi canggih yang mampu mengurai air yang tercemar, namun pencemaran air kali tetaplah tidak bisa dibenarkan. Oleh karena itu, Sihar meminta pemerintah tegas menindak pengusaha-pengusaha nakal yang masih membuang limbahnya ke Kali Bekasi.

“Tetapi memang ini tidak bisa diselesaikan sendiri oleh Kota Bekasi karena kali ini terbentang di dua daerah. Oleh sebab itu, persoalan ini juga yang akan menjadi isu andalan saya untuk maju di DPRD Provinsi Jawa Barat,” pungkasnya. (bon/ri)

Comment

News Feed