by

Ketua DPD Perindo Ingin Bekasi Utara jadi Daerah Percontohan

-Politik-16 views

RUANGINDONESIA.COM – Berawal dari keinginan untuk membangun daerah tempat tinggalnya, Bekasi Utara agar jauh dari kesan kumuh, tertata dengan pembangunan berbasis lingkungan, dan maju dari segi perekonomian, Muhammad Gunawan maju menjadi Calon Anggota Legislatif 2018-2023.

Pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Perindo Kota Bekasi ini optimis niat baiknya untuk membangun Bekasi Utara disambut baik masyarakat.

“Motivasi saya maju dalam pencalegan ini saya ingin membangun daerah tempat tinggal saya, Bekasi Utara. Karena kita tidak akan bisa mengubah tatanannya jika tidak masuk ke dalam struktur pemerintahnya,” terang Bacaleg yang tinggal di Cluster Panorama, Bekasi Utara ini saat ditemui di Kantornya di Ujungmenteng, Jakarta Timur, Kamis (06/09/2018).

Ditanya mengenai tekad bulatnya untuk membangun Bekasi Utara, Gunawan menganggap Bekasi Utara masih tertinggal pembangunannya meski pun wilayahnya secara geografis tidak terlalu jauh dari pusat Kota Bekasi. Gunawan ingin Bekasi Utara pembangunannya menjadi terdepan dan menjadi daerah percontohan bagi daerah lain dari segala sisi.

“Ya kalau ditanya kenapa Bekasi Utara, selain karena saya tinggal di sana sehingga hafal seluk beluknya, alasan lain juga karena Bekasi Utara ini dekat loh dengan pusat Kota tetapi pembangunannya masih terbelakang. Jalanan rusak dibiarkan, kali saluran air semakin menyempit, pedagang kaki lima menjamur, macet pun tak terurai, malah titik macet bertambah,” tambah lelaki berusia 48 yang masih nampak muda ini.

Gunawan yang seorang pengusaha sukses ini ‘nyemplung’ di politik berawal dari ketidaksengajaan. Merasa telah sukses menjadi pengusaha, Gunawan yang kala itu awam di politik merasa menjadi pebisnis sukses saja sudah cukup menjadi pembuktian eksistensi diri.

“Tahun 2016 lalu ada seorang teman bisnis yang ke kantor dan menawarkan saya masuk partai politik. Sampai 4 kali nemuin saya, setelah melalui pertimbangan atas dasar tadi, bahwa saya ingin membangun daerah saya Kota Bekasi akhirnya saya dengan niat baik masuk ke dunia politik,” tambah Gunawan yang berdarah Jawa, Kudus ini.

‘Nyemplung’ di dunia politik melalui bendera Partai Perindo, Gunawan langsung menduduki posisi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Perindo tahun 2016. Hanya 3 bulan menduduki kursi tersebut, Gunawan didapuk menjadi Ketua DPD menggantikan posisi Ketua DPD sebelumnya, Zulnaini.

Langkah politik Gunawan berjalan baik, hingga akhirnya ia bertekad untuk serius menjadi pelayan masyarakat. Keseriusan Gunawan dibuktikan dengan terbentuknya Gunawan Center di Ruko Perumahan Permata Hijau, Perwira, Bekasi Utara. Ruko dua lantai yang difokuskan untuk aktivitas diskusi dan berkumpul sesama bacaleg Perindo ini juga dibangun kafe di lantai satu, sebagai tempat berkumpul warga sekitar untuk sekedar ngopi santai.

“Teman-teman di Dapil 2 bisa memanfaatkan ruko itu untuk aktivitas berkumpul atau merumuskan strategi pemenangan. Jadi bukan hanya saya saja yang bisa menggunakannya. Di lantai bawah juga warga bisa ngopi santai sambil berbincang,” jelas lelaki yang juga Ketua Umum Terano Adventure Club (TAC) Indonesia.

Telah banyak yang diperbuat untuk Bekasi Utara, Gunawan optimis ia bisa meraih suara untuk menduduki kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

“Alhamdulillah masyarakat Bekasi Utara sudah mengenal saya. Karena selain pernah menjadi Ketua DPC Perindo, saya juga sering turun ke lapangan. Seperti di Kaliabang Tengah saya buat beberapa pos pengamanan warga dan mayoritas karyawan saya juga berasal dari Kaliabang Tengah, Kaliabang Nangka dan Pondokungu. Ada 20-an karyawan lah kira-kira,” tambahnya.

Selain sering turun ke lapangan, optimisme Gunawan juga didapat dari dukungan Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), Forum Rembug Betawi (FBR), dan Ormas Matajaya.

Dukungan dari keluarga juga menjadi faktor penting bagi Gunawan, meski awalnya ia mendapat penolakan dari anak istrinya namun pada akhirnya ia berhasil meyakinkan untuk mendapat restu.

“Awalnya tidak disetujui karena istri melihat banyak kader partai yang tertangkap KPK dan masuk penjara. Saya berusaha meyakinkan akhirnya di-acc istri, heheheh,” jelasnya tertawa renyah.

Bagi Gunawan politik adalah tantangan tersendiri, serupa dengan bisnis yang ia geluti yaitu bisnis. Ia menganggap politik adalah bisnis untuk memperjuangkan hak rakyat.

(cae/ri)

 

Comment

News Feed