by

Intan PAN Ajak Wartawan Kota Bekasi Kopdar

-Headline-128 views

RUANGINDONESIA.COM – Menjalin silaturahmi dengan banyak awak media di Kota Bekasi, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Komisi V dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hj Intan Fitriana Fauzi, SH., LL.M dan sekaligus Anggota MPR RI kopi darat alias ngopi bareng wartawan di Kafe Stadion Ajah, Jalan Sudirman, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu (01/09/2018).

Acara yang berlangsung hangat tersebut dimulai pukul 15.00 WIB. Turut hadir dalam acara tersebut, Fahrianto Muhammad, Bacaleg PAN di DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Bekasi-Depok. Dengan menggunakan kemeja biru dongker, warna kebanggaan Partai Amanat Nasional (PAN), Intan membuka perbincangan dengan menceritakan aktivitas politik yang sedang dijalani.

“Saya saat ini sedang menduduki kursi Komisi V DPR RI dan juga MPR RI. Sejak di bangku kuliah saya memang sudah senang berorganisasi. Alhamdulillah melalui politik saya bisa menjadi penyambung aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya,” tetang perempuan yang juga seorang entrepreneurship ini.

Kehadiran Intan disambut baik oleh awak media. Beberapa rekan media aktif bertanya dan mendiskusikan terkait pembangunan Kota Bekasi. Salah satunya, Adien, wartawan suarapena.com yang menanyakan terkait Kali Bekasi yang tercemar.

“Secara geografis Kali Bekasi wilayahnya masuk Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi. Tapi ternyata dari level koordinasi masalah ini tidak juga selesai. Memang harus ada yang dilakukan baik Dinas LH, PU, Dan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC). Ini masuk ke dalam konsentrasi saya untuk meneruskan laporan ini ke BBWSCC,” terang Intan.

Intan, yang juga Bacaleg PAN untuk DPR RI dari Dapil Kota Bekasi-Depok nomor urut 2 ini juga mengomentari terkait tawuran pelajar di Bantargebang.

“Lingkungan saat ini menjadi penting bagi anak, keluar dari rumah anak-anak bisa kapan saja terkontaminasi hal negatif. Pembangunan zaman sekarang membuat pelajar memiliki banyak akses untuk bepergian, juga akses internet. Ini mesti dikawal oleh orangtua, sekolah dan masyakarat. Ini kerja Komisi X yang membidangi pendidikan. Bahwa kurikulum mesti menggiring anak memiliki jiwa empati kepada sesama. Norma harus dikenalkan terhadap anak sejak dini. Ini tanggungjawab kita bersama,” jelas perempuan lulusan International Commercial Law, Nottingham University, England ini.

Intan dikenal sebagai sosok politisi yang ramah, ia dikenal  sebagai sosok seorang wanita karir dan seorang ibu rumah tangga yang aktif dalam berbagai kegiatan usaha dan kemasyarakatan. Ia adalah putri kedua dari lima bersaudara pasangan H. Abdilla Fauzi Achmad dan Hj Rd. Otty Husnul Chotimah. Ia lahir dari keluarga muslim yang sangat taat. Namun, tetap menjunjung tinggi kemajemukan. Dan semangat pluralisme ini merupakan warisan dari sang ayah yang memiliki pergaulan lintas batas  tanpa ada sekat.

(cae)

Comment

News Feed