by

Kelas Gratis GSNP Lahirkan Fotografer Berkualitas

RUANGINDONESIA.COM – Menjadi seorang fotografer tidak hanya sebatas memiliki kamera canggih seperti SLR atau DSLR yang memiliki ISO yang tinggi dan mampu menggunakannya.

Dibutuhkan lebih dari itu untuk bisa menjadi seorang fotografer andal yang memiliki nilai seni fotografi dan menghasilkan foto yang bermakna.

Seorang fotografer yang ingin disebut sebagai seniman fotografi harus memiliki minimal basic dasar teknik fotografi dan kepekaan terhadap cahaya, lokasi, komposisi, anggel, dan objek.

Tapi, untuk bisa menghasilkan sebuah foto yang mengandung seni dan roh untuk menciptakan sebuah foto bermakna dan bercerita, dibutuhkan keahlian lain yang tak sembarang orang mampu mengasahnya.

Untuk itu, Galeri Studio Nila Photoworks (GSNP) membuka kelas fotografi untuk bisa memberikan ilmu kepada calon atau para fotografer agar bisa menghasilkan seni foto yang lebih memiliki arti.

Berawal dari keinginan untuk mencetak generasi fotografer dengan basic photo story, Nilasari Savitri, seorang fotografer profesional pun membuka kelas fotografi gratis yang ia mulai sejak 2017 lalu.

Dengan menggandeng tiga rekan yang juga para fotografer andal, kelas fotografi pun dilaksanakan di GSNP yang terletak di Ruko Grand Galaxy Park, Jalan Boulevard Raya Barat Blok RSN 1 No. 19, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

“Kelas fotografi GSNP berbeda ya dengan kelas-kelas fotografi lainnya. Karena selain kami mengajarkan teori dan praktek teknik forografi, diajarkan juga pemahaman mengenai konsep, proses kreatif dan pola pikir terstruktur sebagai seorang fotografer,” ujar Nila, Rabu (30/08/2018).

Sejak kelas fotografi GSNP dibuka, sesi pertama pun diikuti oleh 8 orang peserta, sedangkan untuk sesi kedua, diikuti sebanyak 10 peserta. Dan untuk sesi ketiga yang saat ini tengah berlangsung, diikuti oleh 12 peserta.

“Rata-rata peserta mulai dari usia SMA atau sekitar 18 tahun hingga usia dewasa. Dan untuk bisa mengikuti kelas fotografi di GSNP ini dilakukan seleksi atau rekruitmen berupa interview langsung dengan para pengajar dan tahapan psikotest,” beber Nila.

Dalam kegiatannya, para peserta kelas fotografi di GSNP pun diajarkan teori dan teknik dasar fotografi. Mulai dari teknik fotografi yang diajarkan langsung oleh Dian Anugrah yang merupakan seorang fotografer profesional.

Kemudian, pembelajaran mengenai komposisi dan elemen visual fotografi oleh Ruli Suryono yang didatangkan langsung dari Bandung. Selanjutnya, pembelajaran mengenai literasi visual oleh Didik Iman yang merupakan pembuat photo story. Serta, pembelajaran mengenai konsep photo story yang diajarkan langsung oleh Nila.

“Jadi di sini kami lebih kepada menggali sense of art dari masing-masing individu dan merubah cara pandang seseorang terhadap obyek yang akan di foto,” tambah Nila.

Tidak hanya itu, ujian akhir yang diberikan pada murid-murid kelas fotografi GSNP pun berupa pembuatan photo story yang dimulai dengan pemaparan konsep, riset dari kasus yang diajukan, persiapan teknis, hingga pembuatan story board sebelum masuk ke eksekusi produksi (memotret) itu sendiri.

“Nah, dari hasil ujian akhir photo story, setelah dilakukan sidang akhir oleh para pengajar, hasil terbaiknya akan dicetak dalam bentuk photo book yang akan di pamerkan di GSNP dan dinyatakan lulus,” pungkas Nila.

(arm)

Comment

News Feed