by

Sering Baper? Barisan Penyakit Menanti Anda!

RUANGINDONESIA.COM – Hallooo… Sobat RI, gimana harimu siang ini? Udah berapa jam bahagia? Atau dari subuh udah baper alias bawa perasaan alias galau tak berkesudahan?

Baper sendiri adalah sebuah singkatan dari “Bawa Perasaan”. Kondisi dimana remaja atau orang dewasa yang mengalami masalah membawa atau memikirkan masalah tersebut secara berlebihan maka terjadilah baper.

Jika ditelaah dengan benar baper juga dapat menganggu keproduktifan kita dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana tidak, kita yang terkena baper ini hanya memikirkan masalah tersebut secara berlarut-larut sedangkan tugas kita sebagai hamba atau pekerjaan kita akan terlalaikan dengan sendirinya.

Istilah baper sendiri digunakan oleh kebanyakan remaja akibat dari perasaan yang galau, atau gundah gulana saat menghadapi masalah. Sebenarnya masalah yang dihadapi tidak seberapa, namun mereka memikirkannya secara berlebihan sehingga membawa perasaan yang amat dalam pada kehidupannya.

Duh, suka sedih ya kalau teman, sahabat, pacar, atau orang terdekat kita suka baperan. Sebentar-sebentar kesel, sebentar-sebentar sedih, sebentar-sebentar marah. Masih untung ya cuma sebentar, kalau kelamaan ternyata bisa berdampak buruk loh bagi kesehatan.

Siang ini tentangbekasi.com akan mengulas tentang resiko yang mengancam tubuh kamu saat kamu punya hobi baper, hihiiiiihiii… Dilansir dari linisehat.com, inilah barisan penyakit yang akan menyerang si baper. Yuk disimak!

 

1. Sistem Kekebalan Tubuh Menurun

Kamu yang sering baper karena tidak bisa mengendalikan emosi kamu sangat  berpotensi mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh. Saat sistem kekebalan tubuhmu menurun, virus akan mudah menyerang. Hal ini membuatmu mudah terserang penyakit, seperti flu dan demam. Kamu juga jadi sering lemes dan mendadak unmood loh. Kalau udah begini, apa pun yang dilakuin orang di sekitar kamu selalu salah deh pokoknya. Serasa kamu doang yang bener. Egois ya, yah namanya juga baper!

 

2. Tekanan Darah Tinggi

Saat kamu sedang baper akan terjadi peningkatan hormon kortisol. Hormon kortisol merupakan bagian dari respons terhadap sesuatu yang bahaya. Hal ini berperan menyebabkan stres pada tubuh. Peningkatan hormon kortisol juga seringkali menyebabkan tekanan darah tinggi. Nah, kan bahaya banget kan? Semakin sering kamu baper semakin besar kemungkinan kamu terserang darah tinggi.

 

3. Rambut Rontok

Hayooo… Siapa yang masih muda tapi rambutnya udah rontok? Jangan-jangan kamu keseringan baper. Ketika kamu baper, bukan hanya perasaanmu yang rusak, rambutmu pun juga bisa mengalaminya. Folikel-folikel rambutmu dapat mengalami ‘telogen effluvium’, yaitu suatu kondisi ketika rambut berhenti tumbuh. Jika dibiarkan berlarut-larut, rambutmu bisa mengalami kerontokan bahkan kebotakan! Astaga, Horror banget sih kalau sampai botak? Yuk ah, jaga kesehatan rambut dengan stop baper!

 

4. Jerawat

Jerawat bukan hanya muncul pas kamu puber aja. Saat baper pun bisa. Hormon kortisol yang meningkat saat baper juga dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori kulit oleh minyak. Hal ini menungkinkan munculnya jerawat pada wajahmu. Duh, kalau udah begini perawatan di skincare jadi gak ada gunanya ya gengs?

 

5. Jantung Deg-degan

Ternyata jantung yang sering berdebar bukan hanya jadi pertanda ketemu gebetan loh. Stres akibat baper juga dapat membuat jantung berdetak lebih cepat hingga menyebabkan pembuluh darah menyempit. Pola makan dan jam tidur yang terganggu akibat stress juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Ini horror banget gak sih gengs? Pas dokter nanya sakit apa? Dan kamu mesti jawab, “saya jantungan akibat kebanyakan baper dok!” hihiiii…

 

6. Sakit Perut

Baper juga ternyata juga berkolerasi dengan pencernaan. Saraf yang mengalami tekanan akan mengirimkan sinyal pada sistem pencernaan. Saat hal ini terjadi, kamu bisa mengalami sakit perut secara tiba-tiba. Kamu juga dapat kehilangan selera makan yang memungkinkan timbulnya penyakit-penyakit lainnya. Jangan sampai berat badan turun drastis karena baper ya gengs, gak enak banget dong pastinya dibilang langsing karena tekanan batin. Hihiiii…

Serem ya gengs, penyakit ternyata lagi antre menyerang siapa saja yang cinta kebaperan. Jangan biarkan diri kita dikuasai emosi ya gengs, selalu berpikir positif terhadap orang lain agar energi positif selalu ada di dalam diri. Jangan lupa dekatkan diri sama sang pencipta yah, agar bisa berdamai dengan keadaan dan baper hilang perlahan. Salam bahagia!

(cae)

Comment

News Feed